RSS

Arsip Kategori: Tutorial Pembuatan Tas dan Dompet

Pin Cushion Tutorial , Membuat Bantalan Pentul

CYMERA_20140820_185153

Huaaahhh…. jadi juga nih pin cushion yang dah lama mau saya buat.

Memanfaatkan kain2 perca (quilts) emang sesuatu banget yah.. klo ukuran dan jahitannya ga presisi … yah.. kliatan banget abal2nya. Habis mw gimana lgi.. saya cek d gramedia rotary cutter Rp 250rb.. gubraks. males banget keluarin uang sgitu buat beli barang yg ga trlalu saya butuhkan. Mendingan saya beli walking foot untuk menjahit busa, spons, dan bahan2 tebal. hehehee

Nah..ini cara saya membuat pin cushion :

1. siapkan bahan utama, jahit renda melingkar dengan posisi bagus berhadapan dengan sisi bagus kain.

CYMERA_20140820_215619CYMERA_20140820_190058

 

2.  Jahit jelujur tepian lingkaran dengan jahitan tangan (a). Lalu tarik membentuk kantong. Masukkan dacron atau busa lapis (b). Saya prefer busa lapis karena lebih kaku, lebih enak nancepin jarum pentulnya. Lebih mantap dibanding apabila diisi dacron.

Setelah diisi dacron, tarik terus benang sampai menyisakan sedikit lubang di bawah cushion (c,d). Matikan jahitan.

CYMERA_20140820_190024

 

3. Gunting pola lingkaran kecil yang sekiranya lebih besar dari lubang bawah cushion tadi (maaf lupa fotoin). Lalu jahit jelujur di sekeliling lubang. Ini ada 2 gambar karena saya membuat 2 pin cushion dengan motif alas berbeda.

CYMERA_20140820_185542

 

 Jadi dehhhhhhhh :D

CYMERA_20140820_185329

 

CYMERA_20140820_185412

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 21, 2014 in Tutorial Pembuatan Tas dan Dompet

 

Tutorial Mini Organizer Bag, Belajar Menjahit Tas Mini Organizer HPO

 

menjahit tas HPO

menjahit tas HPO

CYMERA_20140815_195816CYMERA_20140815_195319

Itulah penampakan HPO atau organizer yang saya kelarkan proses menjahitnya kemarin, Jumat 15 Agustus 2014. Saya menggunakan foam yang agak tebal krn hanya itu yang saya punya di rumah. Saya jelajahi beberapa toko tidak ada yg menjual foam tipis. Biasanya saya menggunakan pelapis spons tapi krn ingin ganti haluan, hehe…saya pake busa aja. Hasilnya memang jd agak tebal tapi aman melindungi gadget di dalamnya jika jatuh.

Baiklah.. ini persiapan awal saya :

1. Menjahit tampak luar dan tampak dalam. Menjahit model pocket nya sesuai selera

20140815_092940 20140815_092955

Jangan lupa jahit badan risletingnya ke kain dengan lebar disesuaikan dengan lebar HPO yang ingin kita buat.20140815_093105

Ini adalah tepian penyangga untuk pembatas atau sekat di tengah organizer / messenger bag. 20140815_100441

 

2.Set risletingnya di tengah dulu. Jahit. Tips : risleting dijahit dalam keadaan mengatup

20140815_100843 20140815_101105 20140815_101508Setelah dijahit, kepala risleting dilepas dulu

 

3. Atur risleting dengan jarum pentul, ke sekeliling badan HPO. Sebelum risleting dipasang, penyangga sekat (pola kotak kecil) dipasang dulu. Jangan lupa sisakan sedikit lubang untuk jahit tangan. 

20140815_10240920140815_18244820140815_184054

 

4. Satukan badan luar, dengan posisi sisi baik saling berhadapan. Jangan lupa pentul yang menahan busa harus mudah dicabut dari luar. Tips menjahitnya, yang menghadap ke kita adalah jalur jahitan yang sudah ada di badan dalam. Jadi jahitan tidak mencong-mencong. Maaf…lupa fotoin. Lalu balik tas HPO ini melalui lubang. 

5. Pasang sekat HPO

 

20140815_18421420140815_18424020140816_091421

6. Kepala risleting dimasukkan ke dalam rel risleting lalu tutup dengan jahitan di ujungnya.

20140815_18482420140815_185110

20140815_194519-1

7. Finishing : Jahit lubang dengan jahitan tangan.

20140816_061603

Jadi dehhhhhh……!!!

Selamat mencoba yaaa

CYMERA_20140815_19581620140816_091421

 

 

 
 

Tutorial Membuat Tas Selempang dari Kain , Cara Membuat Tas Kain

Sebelum masuk ke tutorial, saya ingin menunjukkan cara ampuh saya menaikkan spirit trutama setelah kerja keras…yaitu…hang out bareng teman2 (lebih bagus lagi klo bisa sama pasangan..kik..kik..jd malu :P ). Kemarin saya nonton Fast and Furious 6 dan jadilah kami 3 Charlie’s Angels yang haus darah (baca: hiburan) pergi ke XXI. Memang ampuh naikin spirit..karena semua sisi dari film ini TOP MARKOTOPPPHHH !!! Saya menyukainya JAUUUHHHH dibandingkan film TRANSFORMERS. Ceritanya juga bagus n surprising ! Para pemainnya…ckckck…pasti mereka gila senam atau fitness..mantaappphh abis body nya..jadi naikin spirit saya juga tuk terus olahraga.

IMG_0497

Salah satu bukti nyata dari naiknya spirit saya adalah…selesainya 1 buah tas selempang untuk saya pakai sendiri. Total memakan waktu sekitar 3 jam an untuk menyelesaikan tas sederhana ini. Tapiii PUAS bangeettt…coz dah lama bahu dan tangan saya menjerit2 keberatan setiap kali saya memakai tas selempang saya satu-satunya itu (hikss..) yang merupakan kenang-kenangan dari ortu murid sewaktu penerimaan raport. Sebuah tas yang bagus sebenarnya. Kuat pula. Tas merk G yang terkenal.

Yahhh…tapi merk tidak menjamin kenyamanan. Wong gak ada isinya aja tas itu dah berat..apalagi klo diisi ! So…balik lagi ke judul postingan :p..ini hasil tas buatan saya setelah saya charge spirit dengan Fast n Furious 6 :

IMG_0496

Simple kaaan…pastinya gampang lah diikuti. Teknik pemasangan risleting dan bentuk body atas pada pembuatan tas ini merupakan teknik yang PERTAMA KALI saya terapkan dalam sejarah saya membuat tas kain. Terinspirasi dari tas yang digunakan oleh seorang ibu di angkot, otak saya lgsg muter…YAK KAYAKNYA ITU TEKNIK YANG ASIKK !! Dan…demikianlah sejarah benak saya memendam hasrat tuk mempraktekkan teknik yang telah terbayang2 ini.

Cekidot the steps !

1. Menyiapkan body dalam dan luar tas

IMG_0401

Aplikasi dari bahan felt dan saya jahit lurus saja (jahitan biasa, bukan dibordir sebagaimana para jagoan crafter biasa beraksi). Maklum…amatir..dan lagii…saya ini bukan crafter. Saya cuma “bags making” learner. Ga da minat membuat tas2 cantik / etnik :D. Hihiii…crewet beneran ya saya ini.IMG_0402 IMG_0403

Nah..di bawah ini tampak belakang jahitan simple saya :IMG_0404

Saya menggunakan bentuk trapesium sama kaki utk pola tas, karena pertimbangan tertentu. Yang jelas, tampilan akhirnya jadi lebih bagus, nurut saya, dibandingkan dgan pola yang bentuknya persegi/persegi panjang.IMG_0405

Ini gambaran bahan utk body luar dan dalam tas. Sebelum digunting jadi trapesium sama kaki, kainnya dilipat dua dulu. jadi atas dan bawah sama. Liat ajaa…IMG_0406

DILARANG menanyakan ukuran ! Coz…saya asli cuma pake feeling alias insting (again). Sekebutuhan aja :)

2. Lipat bahan body luar sehingga yang tampak adalah sisi jelek kain. Jahit kiri dan kanannya, lalu buat segitiga di sudutnya. Gunting.

IMG_0412 - CopyIMG_0415

Pastikan sisi kiri dan kanan sudut segitiga di ujung tas yang akan kita gunting itu sama panjangnya. Di saya, kiri-kanan @4cm, berarti nanti saya akan mendapatkan tas dengan ketebalan 8 cm.

IMG_0416 IMG_0418IMG_0419 IMG_0420 IMG_0421IMG_04233. Body dalaman tas dijahit dengan teknik yang sama.

IMG_0426 IMG_0427

Ingat !! Sisakan lubang tak terjahit. Kali ini lubang ada di bagian samping tas, bukan di bawah spt biasanya karena kan bagian bawah ga ada sambungan alias ga ada jahitan. Klo bingung, liat lagi gambar di step no. 1.IMG_0429

4. Beranjak ke badan risleting :

IMG_0424

Ini adalah pola badan risleting. Oya, pola persegi yang kecil itu (coklat muda) seharusnya ada 2 saja (di gambar ada 4). Itu saya lg gak konsen jadi lupa kalo yang diperlukan hanya satu sisi saja (ntar kalian juga paham).

Ini untuk bagian belakang risleting :

IMG_0432 (3)

Jahit pola kotak kecil itu di bagian ekor risleting.

IMG_0430IMG_0431 (2)IMG_0437 (3)

Balik kainnya, lalu jahit tindas sehingga hasilnya :

IMG_0440 (3)

Selanjutnya pasang badan risleting kiri dan kanan, tapi disisakan kira2 1 cm di tiap ujungnya (untuk dilipat nanti). Mulailah menjahit kira-kira 3 cm dari ujung ekor risleting.

IMG_0442IMG_0444 IMG_0443 (2)IMG_0445 (2)

Balik kain, lipat ujung kain yang tidak dijahit itu, selipkan sisa risleting ujung kepala di antara kain, jahit tindas.

IMG_0447 (2) IMG_0446IMG_0450 (2)Lakukan teknik yang sama pada sisi satu lagi, sehingga diperoleh :

IMG_0454 IMG_0455 (2)Sebagaimana yg telah saya sebutkan sebelumnya, bahwa saya tidak menggunakan ukuran sama sekali dalam membuat pola tas ini, maka kelebihan kain harus dibuang dwoonk…digunting aja biar rapi (kayaknya ini yg namanya mubazir ya). Sebenernya ga digunting juga gpp sihh, kan nantinya ga akan kelihatan.IMG_0456 (2)

5. Jahit badan risleting ke bagian atas body dalam. Jaraknya kira-kira 3 cm dari tepi atas body dalam.

IMG_0458 (2) IMG_0459 (2)6. Tutup sisa kain bagian atas body dalam, dengan kain lain, mengelilingi bagian atas tsb. Swear…saya rada bingung jelasinnya. Smoga gambarnya memberikan kejelasan.

IMG_0461

Posisi awal menjahit ditandai dengan garis kuning (dgan pensil jahit) itu maksudnya agar nantinya kain bisa dilipat ke dalam spya rapi.

IMG_0462 (2) IMG_0463

Untuk menyambung potongan kain penutup, sisa kain penutup dijahit . Jangan lupa lipat dulu bagian yang ditandai kuning itu.IMG_0464 (2)Balik ke atas, jahit tindas.

IMG_0465 (2)IMG_0469 (2)IMG_0467 (2)

7. Masukkan body luar tas ke dalam body dalam tas, dengan sisi bagus saling berhadapan.

IMG_0470 (2)IMG_04728. Selipkan ring D untuk handle. Jahit double/triple ketika pada posisi tali tas supaya kuat. Jahit sekeliling atas.

IMG_0474IMG_0479 IMG_0480 (2)IMG_0481

9. Balik tas dgan cara menarik kantong body luar tas keluar melalui lubang di tepi body dalam tas.

IMG_0482 (2)IMG_0484 (2) IMG_0483

Uppss…saya lupa kasih tw di awal tntg bikin kantong dalam yg 2 biji itu :D…gampanglah pokoke pola persegi panjang dikasih bisban/lining/bis, pasang di badan dalaman tas. Pisss…

10. Jahit lubang (saya jahit mesin saja) yang belum terjahit itu.

IMG_0504

 

11. Jahit tindas di bagian atas tas. Punya saya kurang rapi krn saya menjahit dgan cara bagian luar tas ada di atas, semestinya badan risleting yang tampak terlihat di atas ketika dijahit, supaya lebih rapi. Dalam perjalanannya sampai hari ini, tas ini telah saya permak lagi (jahit ulang) supaya keliatan rapi :P.IMG_0485 IMG_0486 (2)

IMG_0487 IMG_0488 (2)

Yang di bawah ini tampak dalam tas. Kebetulan saya baru ingat utk fotoin setelah tas ini saya isi macam2 (ga sabar mw pake..hihi).IMG_0498 (2)

12. Untuk tali tas, saya menggunakan hook (ini istilah saya aja, krn ga tw namanya)  dan sre (pengatur panjang pendek tali). Cara pasangnya biasa aja.

IMG_0491

IMG_0503 IMG_0501 IMG_0492 (2)IMG_0493 IMG_0494 (2) IMG_0495

COME ON…!

U SHOULD TRY MAKING IT !

Cheer up! And be positive !!

 
23 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 5, 2013 in Tutorial Pembuatan Tas dan Dompet

 

Tutorial Box Pouch, Cara Membuat Dompet Kantong

Ga dsangka2…daku yang amatiran ini diundang k Universitas Sahid di Jakarta. Diminta kasih tutorial utk mahasiswa2, untuk nambah skill mereka. Trnyata USAHID memiliki program UKM Kewirausahaan, utk mempersiapkan mahasiswanya menjadi entrepreneur (jd tidak brgantung dgan lapangan kerja gtu..tp bisa menciptakan juga). Hebat euyy….nah..cara pandang ini nih yg kayaknya bikin Indonesia Insya Allah bisa tambah maju (aminn…YRA).

Sebagai tamu yang baik, tentunya daku ingin bisa memberi kenang2an bagi bu dosen super baik hati yang dah berkenan memintaku datang. Dari beberapa ide (satu ide, mksudnya :> ), akhirnya muncul ide membuat box pouch alias kantong bentuk balok. Dengan ukuran 19 x 5 x 15 cm, ini dia hasilnya…

IMG_0459

IMG_0468

Oke…ini dia steps nya..Bismillahirrahmaanirrahiim semoga jelas ya!

1. Gunting bahan dengan pola berikut masing2 sebanyak 2 lembar (di foto saya hanya selembar karena lembaran2 lain dah trlanjur kejahit, lupa mw difoto).

IMG_04132. Sebelumnya, kain motif bunga abu2 sudah ada yang saya jahit aplikasi (tidak ada fotonya) kemudian saya pasang bagian tepi pouch (bagian yang menjadi ketebalan pouch). Model tepinya saya buat ruffle (rempel) biar agak beda :). Jahit sekeliling.

IMG_0414

IMG_0415 IMG_0416

3. Jahit muka/sisi belakang pouch ke badan depan, dengan cara yg sama.

IMG_0419 IMG_0420 IMG_0421

IMG_0422

4. Selanjutnya kita beralih ke risleting. Berikut pola yang harus disiapkan untuk tepi risleting.

IMG_04265. Jahit pola yang berbentuk persegi panjang lecil itu di ujung risleting kiri dan kanan. Caranya mula2 risleting diselipkan di antara bahan tsb dengan posisi kedua bahan yang bermotif/ sisi bagus bahan saling berhadapan. Para crafter handal yang telaten biasanya akan menyetrika kain dulu, dan mengukurnya dengan akurat menggunakan cutting mat (matras/alas pemotong yang dilengkapi ukuran cm). Tapi berhub cutting mat saya entah berada dimana, semua pola di tutorial ini digunting tanpa ukuran sama sekali. Semua berdasarkan insting ! Asli menggambarkan karakter saya yang inginnya serba instan :D. Tapi ternyata bisa juga lohhhh…ngandelin insting (contoh buruk, jangan ditiru).

IMG_0423

IMG_0424 IMG_0425

6. Jahit tepi risleting bagian tepi panjang. Seperti biasa, bagian kain yang bagus diletakkan saling berhadapan. Risleting diselipkan di antara kedua kain.

IMG_0427

IMG_0428 IMG_0429

Do the same way to another/opposite side. So we get this kind of box top with zipper. Inilah yang akan menjadi bagian atas pouch kita…!

IMG_0430

7. Jahit bagian atas pouch itu pada kantong/badan pouch yang telah dibuat tadi.

IMG_0431

IMG_0433 IMG_0434

IMG_0435 IMG_0437

Oya…inget2 selipkan handle/tali pegangannya ya..Ini saya KEBETULAN BANGET kelupaan, terpaxa dedel , selipkan, n jahit ulang :)..hehe.. Perhatiin aja gambar sebelumnyaaa..gak ada talinya kannn..sim salabim sekarang jadi ada!IMG_0438

Selesai sudah pouch bagian luar.

8. Sekarang beranjak ke pouch bagian dalam. Lakukan cara yang sama dengan cara menjahit kantong bagian luar.

IMG_0440

Sisakan lubang di dasar kantong, gunanya untuk membalik pouch.IMG_0441

9. Pasang kantong dalam ke kantong luar dengan cara menjahitkan bagian atas kantong dalam ke badan risleting.

IMG_0447

Perhatikan bahwa kedua kantong tersebut dalam posisi bagian yang bagusnya ada di dalam (sehingga yang tampak sekarang hanyalah sisi jelek kain saja).IMG_0448 IMG_0449 IMG_0450Cara menyatukannya cukup mudah. Jahit saja di sepanjang garis yang sama dengan garis jahitan yang sudah ada sebelumnya (garis jahitan yang menghubungkan risleting dengan badan luar pouch).

10. Balik pouch tsb dengan cara menarik pelan2 kantong motif bunga.

IMG_0451

Tarik teruusss sampe semua sisi bagus kain ada di luar. Bagian dalam pouch lalu dimasukkan ke dalam risleting sehingga tampak seperti di bawah ini.

IMG_0452

Bagian yang berlubang dijahit tangan saja, supaya rapi (yah meskipun jahitan tangan saya ga bgtu rapi siihhh tapi stidaknya tampak lebih rapi dibandingkan jika lubang ini dijahit mesin).IMG_0456

IMG_0458

Selesai sudah!

IMG_0460

IMG_0464

IMG_0467

IMG_0468 IMG_0469Dan berikut ini adalah pouch yang akan kujadikan materi pelatihan bagi mahasiswa SAHID, dengan jahit tangan (yang ku buat ni jahit mesin sihhh…tapi ntar mw kucoba jahit tangan). Pouch ini rencananya mw kuhadiahkan utk peserta yang paling antusias dan kreatif.

IMG_0402

IMG_0403 IMG_0404

 

 

Buku Cara Membuat Tas, Buku Tutorial Tas

Buku import:

BUKU CARA MUDAH MEMBUAT 20 TAS UNIK NAN CANTIK – DEENA BEVERLEY

Rp 62.000

OUT OF STOCK alias SOLD OUT

 

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada April 2, 2013 in Tutorial Pembuatan Tas dan Dompet

 

Cara Membuat WHPO, Tutorial Pembuatan HPO, Tutorial HP organizer

Setelah 2x mencoba membuat tas kecil dengan pola WHPO (wallet handphone organizer) dan berakhir dengan kegagalan lalu yang ke-2 juga nyaris gagal, akhirnya pada percobaan kali ke-3 ini berhasil juga saya membuat WHPO saya sendiri yang memang saya belum punya dan pastinya sangat saya butuhkan. Scara saya suka kelabakan nyari HP di tas klo tiba2 berdering…coz letaknya entah d sudut mana. Belum earphonenya yang ruwet kemana2.

Ini mendorong saya untuk segera membuat sendiri terutama setelah WHPO merk M inceran saya trnyata stocknya kosong. Ngenesss…

Ini dia penampakan akhir WHPO buatan saya :

IMG_0289

Heeheee…jadi malu dengan aplikasi dari kain felt bertuliskan nama sendiri. Kesannya narsis..

IMG_0292 IMG_0297

Untuk pemula, menjahit bentuk begini jelas bukan hal mudah seperti kelihatannya, saya sendiri sebagai pemula takes time selama sekitar 3 jam membuat WHPO sesederhana ini. Mungkin anda bisa lebih cepat..who knows..yg jelas practice makes perfect kan..no one denies it.

Berikut stepnya :

1. Siapkan bahan yang telah digunting menjadi pola seperti berikut :

Bahan Luar

Bahan Luar

Bahan luar ini dari cotton suede, dengan ukuran 30 x 23 cm. Bahan dalam dibuat dengan ukuran sama dengan bahan luar.

Bahan dalam

Bahan dalam

kantong 23x23 cm

kantong
23×23 cm
Kantong

Kantong

Sebenarnya untuk pola kantong yang benar (menurut saya) adalah pola pada kain coklat tua, tapi karena saya memanfaatkan sisa bahan, terpaksa yang coklat muda dipisah 2 dan disambung (dijahit). Jadinya ya sama saja dengan pola coklat tua.

Risleting

Risleting

Rumus menghitung panjang risleting = (keliling persegi panjang pola bahan luar : 2) + 3 cm.

2. Buat kantong tempat HP. Pola kantong dilipat dua dengan sisi bagus saling berhadapan. Lalu dibalik dan dijahit tindas di jahitan sebelumnya.

IMG_0273

Setelah dibalik

IMG_0275

Jahit tindas

IMG_0276 IMG_0277IMG_0278

Jahit kantong ke kain badan dalam WHPO. Bagi menjadi kantong2 kecil (sesuai selera).

3. Pola bahan luar dilipat dua untuk mendapat garis tengah, lalu jahit risleting di sisi kiri dan kanan pola bahan luar. Sisi bagus bahan luar berhadapan dengan sisi bagus risleting (amati baik-baik gambar dari saya, risleting dijahit posisi telungkup).

IMG_0268

4. Risleting dijepit di sepanjang tepi badan luar WHPO untuk fitting position. Lalu jahit (usahakan jahitnya mepet tepi risleting luar supaya nantinya pas dibalik gak terlihat jahitannya.

IMG_0270

IMG_0271

IMG_0272

5. Jahit kain badan dalam (setengahnya saja). Posisi sisi bagus bahan dalam WHPO menghadap sisi bagus bahan luar WHPO (telungkup).

Jahit separuh

Jahit separuh

Saya tidak mengkhawatirkan jahitan saya yang kurang rapi, karena nanti tidak akan terlihat.

IMG_0279

Biarkan sisanya

6. Jahit separuh risleting yang belum terjahit, mepet di tepi luar. Jangan lupa menjahit aplikasi apapun yang anda mau (sebenarnya bisa dilakukan di awal proses, tapi berhubung saya lupa jadi baru saya jahit di tahap ini, lagian mnurut saya dgn cara ini bisa lebih simetris. heehee…ngeles)

IMG_0281

Jahit kain yang belum terjahit, ke sepanjang risleting, tapi sisakan sekitar 10 cm tidak terjahit. Posisi 10 cm ini boleh dimana saja, paling enak sepertinya di posisi paling atas, tapi karena saya kelupaan jadi keterusan bablas dijahit n baru inget kudu berhenti pas di sisi kanan, ywdahlah…saya sisakan lubang di pinggir kanan itu saja.

IMG_0282 IMG_0283 IMG_0284

Oya jangan lupa untuk merapikan/menggunting sisa kain agar yang semula bentuknya kotak bisa jadi melengkung. Untuk memastikan kesimetrisannya, sebaiknya pola di awal jangan kotak seperti saya, tapi sudah dibuat melengkung. Ini cara yang benar, sepertinya, namun lagi2 tidak saya lakukan karenaa……LUPA (penyakit!).

7. Balik WHPO ini melalui lubang sehingga sisi dalam berada di luar.

IMG_0285Nah, lubang yang belum dijahit ini kita jahit tangan saja agar tidak terlihat dari luar (sepertinya lebih rapi dibandingkan jahit mesin, tapi …who knows…).

IMG_0287

8. Yakkk!! Selesai sudah semua tahapan !

IMG_0294 IMG_0299 IMG_0300

Bagaimana tutorial menjahit WHPO saya yang simple ini menurut anda ?

Smoga mudah diikuti !

Sekedar tips untuk yg belum pernah membuat WHPO :

1. Jangan sekali2 menjahit risleting langsung di kedua belah risleting. Lihat cara saya: sisi yang saya jahit adalah satu sisi dulu. Kalo kedua sisi risleting langsung dijahit semua, sulit sekali mem-fix kan kain untuk dijahit krn risleting tsb mempersempit gerakan ketika hendak menjahit.

2. Perhatikan saya menjahit risleting dan kain motif kembang itu dari sisi yang mana. Jangan sekali2 mencoba langsung menjahit seluruh tepi dengan harapan akan menjadi praktis.

Selamat mencoba !

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 14, 2013 in Tutorial Pembuatan Tas dan Dompet

 

Cara Membuat Tas Tote..It’s Tote Bag Tutorial

IMG_0057

28 x 6 x 24 cm

Ini penampakan akhir dari tas tote with zipper yang selesai saya buat hari ini (fresh from the oven):

Cara buatnya sama persis dengan cara membuat pouch risleting atas.

Bahan dan bentuk pola yang kudu disiapin :

IMG_0013

1

1. Bahan tas bagian  luar tas tdd : 2 helai kain katun dan drill, dua lembar spon (kain keras boleh juga, kalo suka..tapi kalo utk latihan aja mendingan ga usah pake kain keras, kasian mesinnya. pake busa ati kayaknya lebih oke).

IMG_0015

2

2. Bahan tas bagian dalam : dua lembar kain katun/drill dan 1 pola persegi panjang untuk kantong.

Langkah pengerjaan :

3. Membuat hiasan bunga. Gunting pola persegi panjang ukuran sekitar 30 x 5 cm, Lipat dua, jahit tepi bawah (bukan kanan-kiri), maaf foto ga ada bukan krn sengaja, tapi kelupaan saking asyiknya fokus. Balik. Oya, jahitannya kudu menggunakan setelan jahitan berjarak paling lebar dan tingkat kekuatan jahitan paling rendah (jahit kendor). Contoh untuk mesin saya, jarak disetel di no. 4 (dan kekuatan jahitan antara no. 1 dan 2, gambar tdk ada) :

IMG_0016

Tarik sisa benang sehingga jadi mengkerut seperti ini :

IMG_0014

Klo dah dapet kerutan yg pas di hati, lipat sedikit bagian ujung2nya dan jahit agar rapi.

4. Pasang di kain luar tas, jahit perlahan. Mulai dari lingkaran terluar, lalu ke dalam.

IMG_0018

IMG_0019

IMG_0020

5. Satukan (jahit) kain hitam tempat bunga ini dengan kain setrip. Caranya kain setrip bagian bagus menghadap ke bunga :

IMG_0021

Kalo dbalik hasilnya akan menjadi :

IMG_0024

6. Sekarang membuat sandwich dengan urutan; spon bagian licin + kain dengan hiasan bunga menghadap atas, lalu risleting menghadap bawah, kain setrip bagian bagus menghadap bawah.

IMG_0025

Lalu jahit :IMG_0026

kalo dibalik akan menjadi :

IMG_0027

7. Tinggalkan kain yang sudah djahit dengan risleting tadi, kita beralih ke sisi satu lagi yakni kain luar untuk penampakan belakang tas. Mula2 buat kantung dengan cara  : pola dilipat dua, lalu tindas sisi kiri dan bawah. Biarkan sisi kanan tetap berlubang :

IMG_0028Balik sehingga bagian dalam ada di luar dan jahitan semula menjadi tersembunyi, lalu tekuk sedikit seluruh tepi kanan ke dalam, pasang kantung di badan tas dengan cara menjahitnya dimulai dari tepi kanan yang belum dijahit tsb :

IMG_0029 IMG_0030

IMG_0031

8. Buat sandwich lagi, selipkan di sisi risleting yang satu lagi :

IMG_0033

IMG_0034

Setelah dijahit/disatukan dengan risleting , hasilnya :

IMG_0037

9. Siapkan tali tas. Ukuran @60 cm. Rapikan ujungnya dengan cara dibakar sebentar agar tdak terburai :

IMG_0038

10. Pasang tali (dengan pentul) di badan luar tas. Pastikan jarak kiri kanan sama.

IMG_0039

Pastikan pula ketika dipegang, panjang tali sama (tidak jonjang) :

IMG_0040

Oya, ingat jangan sampai kain bagian dalam ikut ter-pentul. Pastikan jarum pentul hanya sampai spon saja (atau hanya sampai kain bagian badan luar tas).

IMG_0041

11. Jahit tali.

IMG_0042

IMG_0043

Tampak belakang jahitan tali

12. Setelah tali terpasang, PENTING sekali untuk membuka risleting sedikit sebelum mulai menjahit tepi2 tas. Ini memudahkan kita membalik tas.

IMG_0044

13. Satukan kain penampakan luar tas bagian depan dgan belakang, dan satukan juga kain lapisan dalam tas bagian depan dan belakang, jahit. Sisakan sekitar 15 cm tidak terjahit (untuk membalik tas) :

100_4218

14. Ujung2 tas ( 4 sudut) dijahit segitiga dan digunting :

IMG_0046

IMG_0047

IMG_0048

15. Balik tas dengan cara perlahan2 menarik bagian dalam ke luar melalui sisi yang tidak terjahit (lubang 15 cm) :

IMG_0049

IMG_0051

16. Jahit lubang tas (maaf ga terlihat krn benang hitam).

IMG_0052

Ini penampakan bagian badan dalam tas, dilihat dari atas (dari risleting) :IMG_0053

Lubang sudah terjahit.

17. TARAAAA !!!

IMG_0054

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 6, 2013 in Tutorial Pembuatan Tas dan Dompet

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.